TIPS BERSABAR UNTUK MENGHADAPI ORANG-ORANG YG MEMBENCI KITA
Sering kali kita merasa tidak suka bahkan benci kepada seseorang.
Padahal orang tersebut salah satu orang penting untuk hidup kita. Tidak jarang
ketidaksukaan itu memberikan efek buruk tentunya, seperti saling diam hingga
permusuhan fisik dan batin. Tidak perlu
disangkal, kebanyakan dari orang-orang yang mengalami perasaan itu adalah usia
remaja bahkan dewasa yang masih mencari jati dirinya dan memiliki hubungan
pertemanan.
Saya sendiri, juga pernah mengalami hal tersebut semenjak Sekolah Dasar
karena ulah teman-teman yang menjaili saya. Tapi dengan diam dan tetap
tersenyum, saya akhirnya bisa mengatasi hal tersebut. Tidak dengan amarah
melainkan ketulusan hati menerima. Karena dari ketidaksukaan mereka kepada
saya, mereka akhirna terbuka dan sering mengungkap kelemahan saya.
Perlu digaris bawahi :
Tindakan orang-orang yang melemahkan kita dengan menyebutkan kelemahan
kita perlu disikapi positif. Kita harus berterimakasih keapada mereka, karena
merekalah yang berkenan mengorksi kelemahan kita. Tidak hanya melebihkan
kelemahan kita.
Hidup itu seperti air mengalir, kawan. Jadi bebatuan atau hal yang
menghambatnya perlu dihadapi bukan dilewati begitu saja dengan acuh.
Tips menghadapi orang yang benci kepada kita :
1.
Tersenyum dan diam menghadapi omongan
mereka,
2.
Ucapkan terimakasih kepada mereka dan
berikan alasanmu bereterimakasih.
Karena dengan omongan
mereka, kamu menjadi sadar perlu mengoreksi diri
3.
Berlalu meninggalkan mereka dengan
sopan dan pamit
4.
Jika mereka melawan, hendaklah kamu
jangan melawan. Melainkan menyingkir dengan lari. Hahahaha...
5.
Berwudhulah (Bagi yang muslim) atau
berdoa (non iislam dan islam). Berdoa supaya mereka diberikan ampunan dan
dibalikkan hatinya menjadi baik.
6.
Sering menyapanya dan memberikan
keramahan kepada mereka,
7.
Berbagilah curhatan kepada sahabat,
orangtua, adik, kerabat, atau guru BK. insyaAllah mendapatkan solusi.
Ingat
:....
Kejahatan
nantinya akan berbuah penyesalan !
Seperti kita akan pergi ke sekolah :
Tentu kita melewati jalan, entah jalan itu dekat
atau jauh. Asalkan kita terus berjalan dan mau bertanya maka kita akan sampai
ke sekolah.
Begitupun dengan hidup, jangan individualisme. Tetap
percaya pada Tuhan bahwa hidupmu akan BAIK dan mendapatkan hidayah-Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar