Tasbihku pada- Mu
Rasa sayang itu pasti ada dalam siri setiap
manusia tanpa terkecuali. Aku salah satunya yang sangat merindukan perasaan itu
dari orang-orang terkasihku disekitar. Banyak waktu aku lewatkan dengan hal-hal
ceroboh dan menimbulkan masalah. Entah itu disekolah, diarea pergaulanku,
bahkan dikeluarga.
Disekolah. Aku menghabiskan banyak waktu disana,
terutama bulan-bulan akhir tahun 2014 ini. Kegiatanku begitu padat. Dari
pembelajaran yang super kilat, pengurusan Praktek Kerja Lapangan, bahkan masih
ada urusan organisasiku.
Aku tidak mau mnegeluh. Namun apa daya, aku
harus berbagi dengan siapa ??
Sahabat ?
Ibu ?
Adik ?
Teman ?
Guru ?
Dan siapa ?
Mereka sangat berperan dalam hidupku didunia
ini. Terutama ayah dan ibu, yang tiada henti mengajarkanku hidup sebenarnya.
Hidup yang sementara ini, mereka sisipkan didalamnya pembelajaran agama Islam
yang menguraikan banyak kemuliaan kehidupan kekal disurga sana nantinya.
Aku merasa mereka belum mampu menampung apa yang
aku keluhkan. Aku fikir mereka belum waktunya untuk aku berbagi, namun kata “Belum” yang selalu hinggap ini
mengantarku untuk ,merahasiakannya.
Yaa.. solusinya aku berbagi dengan-Nya, Yang
Maha Kuasa atas apa yang ada dilangit dan bumi ini.
Aku tuangkan rasa dalam benak ini dengan air
mata yang membasahi sajadah merah bergambarkan masjid itu. Mulutku yang tidak henti melanturkan
kalimat-kalimat penyesalan, kedua tanganku yang terus menengadah, dan kepalaku
yang terus tertunduk lemah dihadapan-Nya.
Aku sadar. Aku sangat sadar. Semua orang
terkasihku didunia ini hanya sementara. Yang abadi hanyalah Dia. Allah.
Memang aku sekarang merasa kesepian untuk urusan
dunia ini bahkan selalu kesepian. Disisi lain aku memandangnya, justru itu
sedikit lebih baik daripada aku bersama meraka selalu, dan lama-kelamaan akan
pudar kesetiaan mereka.
Aku tahu, Allah Maha Mengetahui. Allah Maha
Pemurah. Allah Maha Pengampun. Allah Maha Merajai. Allah Maha Besar. Allah Maha
Segalanya.
Subhanallah. Aku bertasbih menyebut nama-Nya.
Indah dan tenang rasanya dalam rundu kehampaan hati ini. Thank a lot to Allah.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar